Sunday, August 15, 2010

Hijab atau Jilbab

Wah...akhirnya bisa nulis juga...setelah keluar dari beberapa masalah. Tapi ada masalah lagi neh...ini sebetulnya masalah yang pelik atau rumit, ini masalah perempuan yang berhubungan dengan Jilbab. Dan terus terang ini terinspirasi dari temen fb yang ragu paku jilbab karena tanggung jawabnya besar...katanya...Nah!! Disini saya akan menguraikan tentang masalah jilbab bagi perempuan, tapi ini menurut pandangan mata saya yah..jadi kalo ada yang gak setuju, yah namanya pendapat makasih aja kalo ada yang kurang suka. Langsung aja deh....

Dimata Agama seorang perempuan memakai jilbab kebanyakan disuruh atau wajib memakainya. Kenapa wajib..itu karena berhubungan dengan aurat seorang perempuan yang tidak boleh menampakkan aurat itu ke khalayak ramai atau orang lain kecuali suaminya. Dan batasannya yaitu yang dibolehkan terlihat yaitu ada sebagian yang bilang muka sama telapak tangan, ada sebagian lagi bilang mata sama telapak tangan. Tapi menurut saya seh muka yang boleh terbuka dan pergelangan tangan ke ujung tangan, karena tidak mungkin kita sembunyikan pergelangan tangan itu ke orang (perempuan) lain pada saat kita berwudhu, pasti kelihatan juga. Tapi itu kembali ke orangnya, mau yang mana??? Yang penting Niat memakai jilbab.

Trus apa masalahnya?? Masalahnya ada perempuan yang belum berani berjilbab, katanya "tanggung jawabnya besar, dan hati kecil saya belum bisa untuk mengemban tanggung jawab itu". Dan padahal ada temannya yang berkomentar, pake aja dulu dan Niat, nanti jilbab itu sendiri yang akan menuntun kamu untuk meringankan tanggungjawab itu. Bersediakah anda (yang perempuan yah)??? Namun ada sebagian pengguna jilbab, malah hanya untuk mode aja, masih mending modenya enak dilihat, tapi yang ini malah nyeleneh...Pada suatu hari (kayak cerita mo bobok)di sebuah kota kecil, saya terheran melihat seorang perempuan yang memakai jilbab tapi seenaknya aja, ada yang pake jilbab, rambut poni kudanya dipamerin, ada yang pake jilbab tapi bajunya lengan pendek, yang lebih parah lagi pake jilbab ehhhh...celananya celana pendek...!! Waduh..berapa seh nilai agama orang-orang tuh??? PARAH..

Apa yang bisa dipetik dari orang-orang di atas?? Saya cuma nyaranin bagi orang yang mau berjilbab dan yang sudah berjilbab. Tolong..serius dengan apa yang kamu pakai terutama jilbab, karena jika kejadian diatas anda sekalian tiru..efeknya kamu akan malu..dan kamu mempermalukan agama kamu. Jadi tolong untuk yang mau berjilbab dengan serius, cari tau batasan yang wajar cara berjilbab, dan bagi yang sudah berjilbab dengan benar, tolong kasih tau dan mantapkan bagi perempuan yang mau berjilbab seperti anda. Jadi kesimpulannya jika anda seorang perempuan belum mantap untuk berjilbab, mantapkan hati dulu. Tapi jika tetap ingin berjilbab, cari tau atau tanya-tanya sama kakak atau orang yang kamu anggap cantik memakai jilbab dengan benar, dan tiru atau tanya gimana seh caranya? Bagi yang belum ingin berjilbab tidak apa-apa, yang penting JANGAN PAMERIN AURAT KAMU!!!! sewajarnya aja OKE. Terakhir, ada cerita sedikit dari aku, ini sebuah penilaian dari mata jiwa aku, kalo orang cantik alami tanpa jilbab masih tetap cantik, tetapi jika dipakaikan jilbab WOW..itu muka kelihatan sangaaat CANTIK, dan perempuan yang mukanya biasa-biasa saja, jika dipakaikan jilbab akan terlihat CANTIK, itulah anugerah Allah dengan berjilbab. Semoga tulisan ini bisa menggerakkan perempuan Islam untuk berjilbab. Terima Kasih.
Wassalam
Read More......

Friday, August 13, 2010

Tips Tidur Sehat

Mengingat temen saya punya penyakit insomnia, saya jadi tertarik mengupasnya, dalam hal ini ada beberapa Tips Tidur Sehat. Bagi yang insomnia bisa dicoba tipsnya. Biasanya orang kurang tidur karena stress dan banyak masalah pekerjaan. Nih ada beberapa tipsnya. Monggo :

1. Hindari menonton telivisi di kamar tidur. Ranjang harusnya dipakai untuk dua hal: tidur dan bercinta, bukannya untuk menonton televisi. Penelitian sudah membuktikan bahwa orang yang sering mengalami gangguan tidur memiliki televisi di kamar.

2. Coba bantal atau kasur baru. Apakah kasur itu mendukung tubuh dengan benar, sehingga Anda tidak merasa nyeri punggung ketika bangun? Jika tidak, ganti bantal sehingga terasa lebih segar dan baru.

3. Hindari kafein di sore dan malam hari. Ketahuilah bahwa kafein 10 hingga 12 jam sebelum tidur dapat menyebabkan kesulitan tidur. Coba hindari teh, soda, cokelat supaya tidur lebih nyenyak.

4. Dengarkan musik relaksasi. Membiasakan diri mendengarkan musik rileks dapat menjadikan sinyal pada tubuh untuk bersiap tidur. Redupkan lampu dan putar musik jazz atau CD rileksasi untuk mendapatkan tidur yang nyenyak.

5. Coba teknik mind and body. Coba tenangkan pikiran dan tubuh dengan membuat ritual seperti mandi, meditasi, dan melakukan pose yoga untuk rileksasi dan menenangkan. Pengulangan ritual itu akan memicu pikiran dan tubuh bahwa itulah saatnya untuk rileks dan tidur.

6. Coba obat tidur alami. Anda bisa mencoba teh bunga chamomile sebelum tidur atau menghirup wangi minyak esensial lavender untuk menenangkan pikiran, sehingga lebih mudah jatuh tertidur.
Read More......

Kiat Perkawinan Bahagia

Pada postingan ini saya terinspirasi dari beberapa keluarga yang pernah dekat dengan saya, dan semua keluarga yang kukenal nampak kurang harmonis di mata saya, setiap harinya ada saja percekcoka suami istri. Untuk itu saya ingin membagi kiat-kiat Perkawinan Bahagia untuk siapa saja yang mau berkeluarga, dan terutama lagi bagi keluarga yang saya ceritakan di atas. Pada dasarnya suatu keluarga bahagia bila setiap individunya punya dua kunci utama yaitu Komunikasi yang Jujur dan Sabar. Insya Allah dapat membina keluarga sakinah mawaddah warhmah dengan kedua kunci tersebut. Semoga tulisan ini bermanfaat.

1. BERTENGKAR SECARA FAIR
Bertengkar itu biasa, bahkan bisa menjadi bumbu perkawinan. Namun, tentu tak sembarang bertengkar, melainkan bertengkar secara fair. Bagaimana caranya?
a. Hindari berteriak, memukul, melemparkan sesuatu, menjerit, saat bertengkar.
b. Tetap fokus pada satu isu pada saat yang sama.
c. Beri kesempatan pasangan berpikir dan tidak harus menyelesaikan masalah sekarang juga. Atur waktu jika memang diperlukan, tapi pastikan Anda siap menyelesaikan masalah dengan kepala dingin.
d. Jangan hanya mendengarkan apa kata pasangan. Cobalah untuk mengerti alasan dan kepedihannya.
e. Cobalah berempati dan peduli pada pasangan.

2. LIHATLAH DIRI SENDIRI
Kala sesuatu berlangsung buruk dalam perkawinan, kita sering dengan cepat menuduh pasangan kitalah yang salah, tanpa melihat diri kita sendiri.Padahal, melihat diri sendiri atau melakukan introspeksi seringkali dapat menolong perkawinan. Dengan instrospeksi, kita akan melihat apa yang perlu diubah. Kita dapat mengubah perspektif
kita dalam menghadapi masalah. Kita juga akan menyadari bahwa kita telah melakukan hal yang terbaik dan kita dapat melakukan sesuatu untuk menyelamatkan perkawinan. Berdasarkan pengalaman, biasanya pasangan yang menyalahkan pasangannya justru yang punya masalah. Punya teman selingkuh-lah, selalu mengritik pasangan-lah, bahkan selalu menganiaya, dan sebagainya.

3. BELAJAR SABAR
Kesibukan sering membuat kesabaran habis. Akibatnya, perkawinan pun tak lagi menyenangkan, dipenuhi cekcok dan konflik. Padahal, kesabaran merupakan kunci menyelamatkan perkawinan dari kehancuran. Jadi, jika muncul perbedaan pendapat, cobalah bersabar, cari waktu untuk saling bicara, dan tunjukkan cinta Anda.

4. TERSENYUM
Cara terbaik menghargai pasangan adalah dengan selalu tersenyum dan membiarkan ia tahu bahwa ia sangat berharga buat Anda. Banyak pasangan yang sangat menikmati senyum
pasangannya, dan menikmati kala pasangan mengutarakan cinta padanya. Tatap mata pasangan dan biarkan mereka tahu bahwa ialah orang terbaik buat Anda.

5. MENYADARI BERHARGANYA PASANGAN
Banyak orang tidak menghargai pasangannya. Akibatnya, perkawinan pun lama-lama jadi tak nyaman. Cobalah berpikir tentang apa saja yang telah dilakukan pasangan untuk Anda. Tanyakan, apa artinya dia buat Anda, kemudian bagi pikiran itu dengan pasangan. Biarkan dia tahu betapa besar artinya dia bagi Anda.

6. BERI PUJIAN
Ceritakan semua hal yang indah tentang pasangan pada orang lain, khususnya kala ada
pasangan di dekat Anda. Ini akan meningkatkan ego pasangan, karena ia pun ingin membuat Anda bahagia dan bangga padanya. Selain itu, orang lain pun akan mempunyai penghargaan lebih padanya seperti yang Anda lakukan.

7. BERSIHKAN RUMAH TANGGA
Bak membersihkan rumah, kehidupan rumah tangga pun sesekali harus pula ’dibersihkan’.
Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk membersihkan hubungan dengan pasangan antara lain meningkatkan komunikasi, menunjukkan perhatian, melakukan hal-hal yang baik, saling memuji dan meminta maaf untuk segala sesuatu yang telah dilakukan, dan sebagainya. Permintaan maaf biasanya juga akan dapat menghapus semua noda dalam perkawinan.

8. HADIAH YANG SELALU DIINGAT
Biasanya, kita membelanjakan sebagian besar uang untuk liburan dan perayaan (seperti
lebaran, natal). Jarang yang mempertimbangkan memberikan hadiah yang bisa membuat
perkawinan kita berbeda. Saran para ahli, beri pasangan hadiah, sekaligus untuk diri sendiri. Ingatlah, hadiah terbesar bukanlah harta, melainkan cinta yang tulus. Ada hadiah yang gampang terlupakan, tapi ada pula yang selalu kita ingat. Bukan masalah harga atau bentuk materinya. Hadiah yang terbaik adalah yang kita berikan dengan sepenuh hati. Hadiah-hadiah berikut pasti tak bakal dilupakan pasangan:
a. Kartu pos berisi permintaan maaf atas apa yang telah Anda lakukan.
b. Puisi yang mengeksperesikan cinta Anda.
c. Album foto berisi foto-foto favorit Anda berdua.
d. Hadiah yang ia inginkan sejak kecil tapi tak pernah diterimanya.
e. Menghabiskan waktu bersama pasangan, walaupun hanya 1-2 jam saja.

9. PERERAT KEINTIMAN
Banyak orang yang lupa untuk mempererat kedekatan dengan pasangan. Padahal, banyak cara bisa dilakukan. Antara lain mencoba selalu dekat dan saling melayani, menghindari melukai pasangan, selalu bersikap jujur pada pasangan, melakukan yang terbaik, dan selalu berpikir positif.

10. KOMPROMI
Perkawinan adalah sebuah kompromi. Jadi, persiapkan diri Anda untuk berkompromi tentang apa yang Anda dan pasangan inginkan.

11. BULAN MADU KEDUA
Kencan berdua juga bisa menjadi salah satu cara untuk menjaga agar perkawinan tetap terjaga. Anda bisa mengajak pasangan sekedar berjalan-jalan di sekitar rumah atau pertokoan, atau sesekali bepergian ke luar kota barang satu-dua hari.
Resep paling ampuh adalah bulan madu kedua. Anda bisa berbulan madu ke tempat bulan
madu pertama Anda dulu. Sepertinya sepele, kan, tapi dengan melakukan hal-hal tersebut, pasangan akan merasa sangat diperhatikan. Ingat, perkawinan yang baik tidak akan berhasil tanpa dukungan dari kedua belah pihak.

12. JALAN TERAKHIR
Jika semua upaya sepertinya tak membuahkan hasil dan perkawinan Anda masih saja
dirundung masalah, cobalah ikuti program konsultasi perkawinan. Masuklah ke situs internet yang mengkhususkan diri membantu pasangan meningkatkan hubungan. Anda juga bisa berkonsultasi pada lembaga-lembaga psikologi yang mengkhususkan atas hubungan
perkawinan, atau ke lembaga-lembaga perkawinan lainnya.
Read More......

Tuesday, August 10, 2010

Rumah adalah Nikmat

Behubung hari ini hari pertama bulan ramadhan, maka hari ini dan sampai Hari Raya saya akan mengupas serangkaian nikmat Allah untuk keluarga dengan tujuan agar lebih menikmati dan mensyukuri apa yang telah diberikan Allah kepada kita. Tentu saja dengan dalil-dalil Al Quran yang sangat bermanfaat. Jika ada kritik dan saran monggo komentarnya. Untuk hari pertama saya akan membahas tentang Nikmat Rumah. Check this out!!!...

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman : “Dan sesungguhnya Allah menjadikan bagimu rumahrumahmu sebagai tempat tinggal.” (AnNahl : 80) Ibnu Katsir rahimahullah berkata: “Allah Subhanahu wa Ta’ala menyebutkan kesempurnaan nikmatNya atas hambaNya, dengan apa yang Dia jadikan bagi mereka rumah rumah yang merupakan tempat tinggal mereka. Mereka kembali kepadanya, berlindung dan memanfaatkannya dengan berbagai macam manfaat”

Banyak sekali kegunaan rumah bagi seseorang. Ia adalah tempat makan, tidur, istirahat, dan berkumpul dengan keluarga, isteri dan anakanak, juga tempat melakukan kegiatan yang paling pribadi dari masingmasing anggota keluarga. Allah berfirman : “Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orangorang jahiliyah yang dahulu”. (AlAhzab : 33).
Jika kita renungkan keadaan orang-orang yang tidak memiliki rumah, yakni orang-orang yang hidup di pengasingan, di emperan jalan serta para pengungsi yang terusir di perkemahan perkemahan sementara, niscaya kita memahami benar nikmatnya ada di rumah. Tentu kita akan terenyuh dan haru mendengar orang misalnya dia mengatakan : “Saya tidak punya tempat tinggal tetap, terkadang saya tidur di rumah si Fulan, terkadang di kedai kopi, kebun atau di pantai, lemari bajuku ada di dalam mobil. ”Dengan demikian kitapun akan memahami makna keberserakan karena tidak memiliki tempat tinggal atau rumah. Ketika Allah menyiksa orangorang Yahudi Bani Nadhir, Allah mengambil dari mereka nikmat rumah ini, Allah mengusir mereka dari kampung halaman mereka.

Allah berfirman : “Dialah yang mengeluarkan orangorang kafir di antara Ahli Kitab dari kampungkampung pada saat pengusiran pertama kali.”(AlHasyr: 2) Kemudian firmanNya : “Mereka memusnahkan rumah-rumah mereka dengan tangan mereka sendiri dan tangan orang-orang beriman. Maka ambillah (kejadian itu) untuk pelajaran, hai orang-orang yang mempunyai pandangan”. (AlHasyr : 2)
Read More......

Friday, August 6, 2010

Tambahkan Cinta Kurangi Benci

Saya ada cerita menarik dari sebuah referensi bacaan yang sebenarnya banyak yang sangat menarik, tapi saya mengambil cerita ini karena begitu menyentuh dan sangat menarik. Mau tau?? Check this Out!!!

Suatu hari seorang pria bertemu dengan seorang gadis di sebuah pesta, si gadis tampil luar biasa cantiknya, banyak lelaki yang mencoba mengejar si gadis. Si pria sebetulnya tampil biasa saja dan tak ada yang begitumemperhatikan dia, tapi pada saat pesta selesai dia memberanikan diri mengajak si gadis untuk sekedar mencari minuman hangat. Si gadis agak terkejut, tapi karena kesopanan si pria itu, si gadis mengiyakan ajakannya. Mereka berdua akhirnya duduk di sebuah coffee shop, tapi si pria sangat gugup untuk berkata apa-apa dan si gadis mulai merasa tidak nyaman dan berkata, "Kita pulang saja?".
Namun tiba-tiba si pria meminta sesuatu pada sang pramusaji, "Bisa minta garam buat kopi saya?" Semua orang yang mendengar memandang dengan ke arah si pria, aneh sekali! Wajahnya berubah merah, tapi tetap saja dia memasukkan garam tersebut ke dalam kopinya dan meminumnya. Si gadis dengan penasaran bertanya, "Kenapa kamu bisa punya kebiasaan seperti ini?" Si pria menjawab, "Ketika saya kecil, saya tinggal di daerah pantai dekat laut, saya suka bermain di laut, saya dapat merasakan rasanya laut, asin dan sedikit menggigit, sama seperti kopi asin ini. Dan setiap saya minum kopi asin, saya selalu ingat masa kanak-kanak saya, ingat kampung halaman, saya sangat rindu kampung halaman saya, saya kangen orang tua saya yang masih tinggal di sana."
Begitu berkata kalimat terakhir, mata si pria mulai berkaca-kaca, dan si gadis sangat tersentuh akan perasaan tulus dari ucapan pria di hadapannya itu. Si gadis berpikir bila seorang pria dapat bercerita bahwa ia rindu kampung halamannya, pasti pria itu mencintai rumahnya, peduli akan rumahnya dan mempunyai tanggung jawab terhadap rumahnya. Kemudian si gadis juga mulai berbicara, bercerita juga tentang kampung halamannya nun jauh di sana , masa kecilnya dan keluarganya. Suasana kaku langsung berubah menjadi sebuah perbincangan yang hangat.

Mereka akhirnya berpacaran. Si gadis akhirnya menemukan bahwa si pria itu adalah seorang lelaki yang dapat memenuhi segala permintaannya, dia sangat perhatian, berhati baik, hangat, sangat perduli... betul-betul seseorang yang sangat baik tapi si gadis hampir saja kehilangan seorang lelaki seperti itu!
Kopi asin yang ada gunanya...
Kemudian cerita berlanjut seperti layaknya setiap cerita cinta yang indah, sang putri menikah dengan sang pangeran dan mereka hidup bahagia selamanya, dan setiap saat sang putri membuat kopi untuk sang pangeran, ia membubuhkan garam di dalamnya, karena ia tahu bahwa itulah yang disukai oleh pangerannya. Setelah 40 tahun, si pria meninggal dunia, dan meninggalkan sebuah surat yang berkata, "Sayangku yang tercinta, mohon maafkan saya, maafkan kalau seumur hidupku adalah dusta belaka. Hanya sebuah kebohongan yang aku katakan padamu ... tentang kopi asin."
Ingat sewaktu kita pertama kali jalan bersama? Saya sangat gugup waktu itu, sebenarnya saya ingin minta gula tapi malah berkata garam. Sulit sekali bagi saya untuk mengubahnya karena kamu pasti akan tambah merasa tidak nyaman, jadi saya maju terus. Saya tak pernah terpikir bahwa hal itu ternyata menjadi awal komunikasi kita! Saya mencoba untuk berkata sejujurnya selama ini, tapi saya terlalu takut melakukannya, karena saya telah berjanji untuk tidak membohongimu untuk suatu apa pun.

Sekarang saya sekarat, saya tidak takut apa-apa lagi jadi saya katakana padamu yang sejujurnya, saya tidak suka kopi asin, betul-betul aneh dan rasanya tidak enak. Tapi saya selalu dapat kopi asin seumur hidupku sejak bertemu denganmu, dan saya tidak pernah sekalipun menyesal untuk segala sesuatu yang saya lakukan untukmu. Memilikimu adalah kebahagiaan terbesar dalam seluruh hidupku. Bila saya dapat hidup untuk kedua kalinya, saya tetap ingin bertemu kamu lagi dan memilikimu seumur hidupku, meskipun saya harus meminum kopi asin itu lagi.
Air mata si gadis betul-betul membuat surat itu menjadi basah. Kemudian hari bila ada seseorang yang bertanya padanya, apa rasanya minum kopi pakai garam?
Si gadis pasti menjawab, "Rasanya manis."

Nah…bagi siapa saja…Kadang Anda merasa Anda mengenal seseorang lebih baik dari orang lain, tapi hanya untuk menyadari bahwa pendapat Anda tentang seseorang itu bukan seperti yang Anda gambarkan. Sama seperti kejadian kopi asin tadi. Tambahkan Cinta dan Kurangi Benci karena terkadang garam terasa lebih manis daripada gula.
Read More......

Thursday, August 5, 2010

GRATISAN Dari TUHAN

Assalamualaikum Wr. Wb.
Postingan ini mungkin akan saya tujukan khusus bagi Orang-orang Miskin yang merasa dirinya miskin dan tidak pernah merasa hidup enak. Dari judulnya yang memakai unsur GRATIS berarti isinya gratis dibaca dan bisa didapat oleh siapa saja termasuk orang miskin, kalo orang itu membaca tulisan ini kalo nggak yah siapa saja yang membaca postingan ini untuk renungan kita saja lah, walaupun kita tidak semampu orang kaya yang bisa menikmati hidup dengan uangnya. Lantas Kita yang biasa-biasa saja apakah bisa menikmati hidup??? Tidak usah ditanya jawabannya adalah BISA bahkan tanpa mengeluarkan sepeserpun uang...Bahkan nilainya lebih dari uang segunung, kalo dikumpulkan lebih dari uang untuk membeli kapal pesiar. Lho kok bisa..??? ya bisa lah, masa bisa donk...RAHASIANYA???
Tidak ada rahasia apapun untuk menikmati semua itu, karena memang TUHAN telah memberi kita banyak GRATISAN yang orang-orang kadang lupa atau tidak sadar dengan segala gratisan itu. Langsung saja yah, ini agar yang merasa tidak bisa menikmati hidup, lebih bergairah untuk hidup, karena TUHAN memang Maha Adil.
Manusia diciptakan dengan sempurna oleh Tuhan, Kita Punya Hidung baik yang (maaf) Pesek maupun yang Mancung. Apa guna hidung?? untuk mencium bau (baik wangi maupun bau gak enak), selain itu untuk menghirup udara segar atau dalam bahasa kimia Oksigen, Jika kita lihat di rumah sakit pasti pernah dijumpai tabung oksigen, apa guna Oksigen tersebut dan berapa kita bayar jika kita memakai Oksigen tersebut di rumah sakit. Yang pastinya kita bayar.
Nah TUHAN memberi kita GRATIS...TIS...TIS....bukankan ini suatu kenikmatan????
Itu Baru Satu....Selanjutnya Tuhan Memberi Kita Mata untuk melhat Pemandangan alam nan Indah, belum lagi lihat yang bening-bening..(yang ini kayaknya susah dihindari)..Bukankah kita sudah bisa menikmati hidup dari kedua hal tersebut di atas???? dengan cara GRATIS..Apalagi??? masih kurang??? OK. Tuhan juga memberi kita Lelah...lagi-lagi dengan GRATIS..untuk apa?? supaya anggota badan bisa istirahat dan berguna lagi esoknya. Bukankah ini sekali lagi Nimat.Coba anda bayangkan berlarian keliling Lapangan Bola 10 Kali (sapa yang mau??) tanpa istirahat terus disuruh push up 100 kali, trus renang. Apa kamu tidak merasa lelah??? jika ya berarti kamu butuh banget istirahat dan pada saat kamu istirahat itulah kenikmatan yag paling kamu rasakan di saat Kelelahan. Masih banyak lagi GRATISAN dari Tuhan yang sebenarnya sangat mempengaruhi kita dalam mengarungi hidup dan itu sangat nikmat bagi semua manusia yang ada di bumi ini.
Ada kutipan dari buku yang pernah saya baca (lupa judul buku dan pengarangnya), kita diberi Rem Otomatis oleh Tuhan dengan nama SAKIT, dengan cara GRATIS juga dan akan bekerja pada saat kita sudah tidak bisa mengontrol tubuh kita seperti kita terlalu memaksakan kerja kita hingga larut malam, kurang istirahat, banyak begadang, kena angin malam dsb, dsb. Nah..di sinilah rem tersebut akan bekerja. Memberhentikan semua itu dengan SAKIT. Dan bagi yang bisa menyikapinya inilah nikmat Tuhan yang diberi dengan GRATIS. Jika anda berpikiran kita tidak bisa menikmati hidup dengan semua yang menempel pada tubuh kita, mending ***i aja deh (yang jangan dilakuin yah!!). Inilah yang dapat saya bagikan kepada orang-orang yang berputus asa dengan hidup. Hidup bukan kita jalani tapi kita nikmati, Asam, Pahit, Asin semua bisa terasa Manis jika kita bisa menikmatinya. Thank's to God
Wassalam.
Read More......

Monday, August 2, 2010

Renungan Sebelum Pernikahan

Beberapa waktu yang lalu, saya menemukan sebuah cerita menarik yang sangat inspiratif.Apalagi untuk sahabat yang sudah punya rencana untuk membangun sebuah rumah tangga, sepertinya ini layak dibaca. Simak ceritanya berikut ini :
Mengapa?? Karena Dia Manusia Biasa

Karya : Ugik Madyo
Setiap kali ada teman yang mau menikah, saya selalu mengajukan pertanyaan yang sama. Kenapa kamu memilih dia sebagai suamimu/istrimu? Jawabannya sangat beragam. Dari mulai jawaban karena Allah hingga jawaban duniawi (cakep atau tajir manusiawi lah). Tapi ada satu jawaban yang sangat berkesan di hati saya. Hingga detik ini saya masih ingat setiap detail percakapannya. Jawaban salah seorang teman yang baru saja menikah. Proses menuju pernikahannya sungguh ajaib. Mereka hanya berkenalan 2 bulan. Lalu memutuskan menikah. Persiapan pernikahan hanya dilakukan dalam waktu sebulan saja. Kalau dia seorang akhwat, saya tidak akan heran. Proses pernikahan seperti ini sudah lazim. Dia bukanlah
akhwat, sama seperti saya. Satu hal yang pasti, dia tipe wanita yang sangat berhati-hati dalam memilih suami. Trauma dikhianati lelaki membuat dirinya sulit untuk membuka diri. Ketika dia memberitahu akan menikah, saya tidak menanggapi dengan serius. Mereka berdua baru kenal sebulan. Tapi saya berdoa, semoga ucapannya menjadi kenyataan. Saya tidak ingin melihatnya menangis lagi.
Sebulan kemudian dia menemui saya. Dia menyebutkan tanggal pernikahannya. Serta memohon saya untuk cuti, agar bisa menemaninya selama proses pernikahan. Begitu banyak pertanyaan dikepala saya. Asli. Saya pengin tau, kenapa dia begitu mudahnya menerima lelaki itu. Ada apakan gerangan? Tentu suatu hal yang istimewa. Hingga dia bisa memutuskan menikah secepat ini. Tapi sayang, saya sedang sibuk sekali waktu itu (sok sibuk sih aslinya). Saya tidak bisa membantunya mempersiapkan pernikahan. Beberapa kali dia telfon saya untuk meminta pendapat tentang beberapa hal. Beberapa kali saya telfon dia untuk menanyakan perkembangan persiapan pernikahannya. That’s all. Kita tenggelam dalam kesibukan masing-masing.
Saya menggambil cuti sejak H-2 pernikahannya. Selama cuti itu saya memutuskan untuk menginap dirumahnya. Jam 11 malam, H-1 kita baru bisa ngobrol -hanya- berdua. Hiruk pikuk persiapan akad nikah besok pagi, sungguh membelenggu kita. Padahal rencananya kita ingin ngobrol tentang banyak hal. Akhirnya, bisa juga
kita ngobrol berdua. Ada banyak hal yang ingin saya tanyakan. Dia juga ingin bercerita banyak pada saya. Beberapa kali Mamanya mengetok pintu, meminta kita tidur.
“Aku gak bisa tidur.” Dia memandang saya dengan wajah memelas. Saya paham kondisinya saat ini.
“Lampunya dimatiin aja, biar dikira kita dah tidur.”
“Iya.. ya.” Dia mematikan lampu neon kamar dan menggantinya dengan lampu kamar yang temaram. Kita melanjutkan ngobrol sambil berbisik-bisik. Suatu hal yang sudah lama sekali tidak kita lakukan. Kita berbicara banyak hal, tentang masa lalu dan impian-impian kita. Wajah sumringahnya terlihat jelas dalam keremangan kamar. Memunculkan aura cinta yang menerangi kamar saat itu. Hingga akhirnya terlontar juga sebuah pertanyaan yang selama ini saya pendam.
“Kenapa kamu memilih dia?” Dia tersenyum simpul lalu bangkit dari tidurnya sambil meraih HP dibawah bantalku. Berlahan dia membuka laci meja riasnya.
Dengan bantuan nyala LCD HP dia mengais lembaran kertas didalamnya. Perlahan dia menutup laci kembali lalu menyerahkan selembar amplop pada saya. Saya menerima HP dari tangannya. Amplop putih panjang dengan kop surat perusahaan tempat calon suaminya bekerja. Apaan sih. Saya memandangnya tak mengerti. Eeh, dianya malah ngikik geli.
“Buka aja.” Sebuah kertas saya tarik keluar. Kertas polos ukuran A4, saya menebak warnanya pasti putih hehehe. Saya membaca satu kalimat diatas dideretan paling atas.
“Busyet dah nih orang.” Saya menggeleng-gelengkan kepala sambil menahan senyum. Sementara dia cuma ngikik melihat ekspresi saya. Saya memulai membacanya.
Dan sampai saat inipun saya masih hapal dengan kata-katanya. Begini isi surat itu.
Kepada YTH

Calon istri saya, calon ibu anak-anak saya, calon anak Ibu saya dan calon kakak buat adik-adik saya

Di tempat
Assalamu’alaikum Wr Wb
Mohon maaf kalau anda tidak berkenan. Tapi saya mohon bacalah surat ini hingga akhir. Baru kemudian silahkan dibuang atau dibakar, tapi saya mohon, bacalah dulu sampai selesai.
Saya, yang bernama …… menginginkan anda …… untuk menjadi istri saya. Saya bukan siapa-siapa. Saya hanya manusia biasa. Saat ini saya punya pekerjaan.
Tapi saya tidak tahu apakah nanti saya akan tetap punya pekerjaan. Tapi yang pasti saya akan berusaha punya penghasilan untuk mencukupi kebutuhan istri dan anak-anakku kelak. Saya memang masih kontrak rumah. Dan saya tidak tahu apakah nanti akan ngontrak selamannya. Yang pasti, saya akan selalu berusaha agar istri dan anak-anak saya tidak kepanasan dan tidak kehujanan. Saya hanyalah manusia biasa, yang punya banyak kelemahan dan beberapa kelebihan. Saya menginginkan anda untuk mendampingi saya. Untuk menutupi kelemahan saya dan mengendalikan
kelebihan saya. Saya hanya manusia biasa. Cinta saya juga biasa saja. Oleh karena itu. Saya menginginkan anda mau membantu saya memupuk dan merawat cinta ini, agar menjadi luar biasa. Saya tidak tahu apakah kita nanti dapat bersama-sama sampai mati. Karena saya tidak tahu suratan jodoh saya. Yang pasti saya akan berusaha sekuat tenaga menjadi suami dan ayah yang baik. Kenapa saya memilih anda? Sampai saat ini saya tidak tahu kenapa saya memilih anda. Saya sudah sholat istiqaroh berkali-kali, dan saya semakin mantap memilih anda.
Yang saya tahu, Saya memilih anda karena Allah. Dan yang pasti, saya menikah untuk menyempurnakan agama saya, juga sunnah Rasulullah. Saya tidak berani menjanjikan apa-apa, saya hanya berusaha sekuat mungkin menjadi lebih baik dari saat ini.
Saya mohon sholat istiqaroh dulu sebelum memberi jawaban pada saya. Saya kasih waktu minimal 1 minggu, maksimal 1 bulan. Semoga Allah ridho dengan jalan yang kita tempuh ini. Amin
Wassalamu’alaikum Wr Wb
Saya memandang surat itu lama. Berkali-kali saya membacanya. Baru kali ini saya membaca surat ‘lamaran’ yang begitu indah. Sederhana, jujur dan realistis.
Tanpa janji-janji gombal dan kata yang berbunga-bunga. Surat cinta minimalis, saya menyebutnya. Saya menatap sahabat disamping saya. Dia menatap saya dengan senyum tertahan.
“Kenapa kamu memilih dia.”
“Karena dia manusia biasa.” Dia menjawab mantap. “Dia sadar bahwa dia manusia biasa. Dia masih punya Allah yang mengatur hidupnya. Yang aku tahu dia akan selalu berusaha tapi dia tidak menjanjikan apa-apa. Soalnya dia tidak tahu, apa yang akan terjadi pada kita dikemudian hari. Entah kenapa, Itu justru memberikan kenyamanan tersendiri buat aku.”
“Maksudnya?”
“Dunia ini fana. Apa yang kita punya hari ini belum tentu besok masih ada. Iya kan? Paling gak. Aku tau bahwa dia gak bakal frustasi kalau suatu saat nanti kita jadi gembel. Hahaha.”
“Ssttt.” Saya membekap mulutnya. Kuatir ada yang tau kalau kita belum tidur. Terdiam kita memasang telinga. Sunyi. Suara jengkering terdengar nyaring diluar tembok. Kita saling berpandangan lalu cekikikan sambil menutup mulut masing-masing. “Udah tidur. Besok kamu kucel, ntar aku yang dimarahin Mama.” Kita kembali rebahan. Tapi mata ini tidak bisa terpejam. Percakapan kita tadi masih terngiang terus ditelinga saya.
“Gik…”
“Tidur. Dah malam.” Saya menjawab tanpa menoleh padanya. Saya ingin dia tidur, agar dia terlihat cantik besok pagi. Kantuk saya hilang sudah, kayaknya gak bakalan tidur semaleman nih.
Satu lagi pelajaran pernikahan saya peroleh hari itu. Ketika manusia sadar dengan kemanusiannya. Sadar bahwa ada hal lain yang mengatur segala kehidupannya. Begitupun dengan sebuah pernikahan. Suratan jodoh sudah tergores sejak ruh ditiupkan dalam rahim. Tidak ada seorang pun yang tahu bagaimana dan
berapa lama pernikahnnya kelak. Lalu menjadikan proses menuju pernikahan bukanlah sebagai beban tapi sebuah ‘proses usaha’. Betapa indah bila proses menuju pernikahan mengabaikan harta, tahta dan ‘nama’. Embel-embel predikat diri yang selama ini melekat ditanggalkan. Ketika segala yang ‘melekat’ pada diri bukanlah dijadikan pertimbangan yang utama. Pernikahan hanya dilandasi karena Allah semata. Diniatkan untuk ibadah. Menyerahkan secara total pada Allah yang membuat skenarionya. Maka semua menjadi indah. Hanya Allah yang mampu menggerakkan hati setiap umat-NYA. Hanya Allah yang mampu memudahkan segala urusan. Hanya Allah yang mampu menyegerakan sebuah pernikahan. Kita hanya bisa memohon keridhoan Allah. Meminta-NYA mengucurkan barokah dalam sebuah pernikahan. Hanya Allah jua yang akan menjaga ketenangan dan kemantapan untuk menikah. Lalu, bagaimana dengan cinta? Ibu saya pernah bilang, Cinta itu proses.
Proses dari ada, menjadi hadir, lalu tumbuh, kemudian merawatnya. Agar cinta itu bisa bersemi dengan indah menaungi dua insan dalam pernikahan yang suci. Witing tresno jalaran garwo(sigaraning nyowo), kalau diterjemahkan secara bebas. Cinta tumbuh karena suami/istri (belahan jiwa). Cinta paling halal dan suci. Cinta dua manusia biasa, yang berusaha menggabungkannya agar menjadi cinta yang luar biasa.
Amin.
Salam hangat, Salam Sukses Untuk Anda dan Keluarga
Read More......

Thursday, July 29, 2010

Maafkan Ayah Nak, Ayah Lupa

Dengarlah Anakku!
Aku berbicara hal ini ketika kamu sedang tidur. Di pipimu ada bekas cakaran dan di dahimu yang lebar tertutup rambutmu yang basah. Diam-diam aku masuk ke kamarmu. Beberapa hari sebelum ini, sewaktu aku membaca surat koran, tiba-tiba aku didatangi rasa kesal yang dalam. Dengan perasaan sangat bersalah, aku perlahan-lahan mendekati kamarmu.
Dalam diri ini, hanya satu yang kupikirkan. Aku telah bertindak kasar terhadapmu, anakku. Aku membentakmu sewaktu kamu memakai pakaian untuk pergi ke sekolah, hanya karena kamu cuma mencuci muka saja. Aku menghukum kamu karena kamu tidak mencuci sepatumu. Aku marah-marah sewaktu kamu menyerakkan barang-barangmu di atas lantai.
Ketika sarapan, aku juga menemui kesalahan. Kamu jatuhkan piring, kamu tumpahkan makanan.
Ketika sore tiba, hal yang sama terulang lagi. Aku melihat kamu bermain kelereng sambil berlutut. Kaos kakimu berlubang-lubang. Aku terus memarahimu di depan teman-temanmu, dan menyuruhmu berjalan pulang di hadapanku. Aku berkata, “Kaos kaki itu harganya mahal, lain kali kamu beli sendiri barulah kamu tahu menjaganya”. Bayangkan seorang ayah berkata begitu, anakku.
Ingatkah kamu, setelah itu sewaktu aku membaca koran. Kamu datang dalam ketakutan dan di wajahmu tergambar kesakitan? Ketika itu aku sedang sibuk membaca, lalu kamu ragu-ragu berdiri di samping pintu. “Apa mau kamu?!”, tanya aku.
Kamu tidak berkata apa-apa, tetapi terus berlari ke arahku dan merangkul bahuku kuat-kuat lalu mencium pipiku. Tangan mungilmu merengkuh dengan kelembutan yang diberikan Tuhan dalam fitrahmu. Kemudian kamu pergi, naik ke tempat tidurmu.
Tidak lama setelah itu, anakku. Koran yang aku baca terjatuh dan perasaan cemas tiba-tiba mencengkam diriku. Oh, kegilaan apa yang merasuk diriku? Kegilaan mencari-cari kesalahan dan memaksamu. Inikah hadiah yang aku berikan kepadamu sebagai anak lelaki? Aku lakukan semua ini kerana sayang kamu, malangnya aku mengharapkan terlalu banyak dari usiamu yang masih kecil. Aku mengukur dirimu dengan apa yang aku alami ketika seusiamu.
Anakku, kamu memang baik, dan lembut. Hatimu yang kecil ternyata luas sekali, seluas langitan. Aku melihatnya ketika kamu dengan spontan berlari dan menciumku sebagai ucapan Selamat Malam! Malam ini hanya kamu di pikiranku, anakku. Kini aku berada di kamarmu dalam kegelapan dan aku berlutut di situ, malu kepada diriku sendiri!
Ini memang satu penyesalan yang tidak berguna. Aku tahu kamu tidak akan mengerti apa-apa sekiranya aku katakan semua ini kepadamu. Tetapi besok aku harus bersungguh-sungguh menjadi seorang Ayah! Aku akan menjagamu, menderita apabila kamu menderita dan tertawa apabila kamu tertawa. Lidahku akan kutahan apabila datang kata-kata yang tidak sabar. Aku hanya akan berbisik kepada diriku, “Anakku masih anak-anak, seorang anak kecil!”.
Aku bimbang kerana telah memperlakukanmu sebagai seorang dewasa. Namun, ketika aku memandangmu sekarang, anakku. Tidur meringkuk dan keletihan di sebalik selimutmu, aku menyadari kamu masih terlalu kecil. Tempo hari kamu masih digendong ibumu, kepalamu tersandar di bahunya.
Aku telah meminta terlalu banyak anakku, terlalu banyak!
Read More......

Wednesday, July 28, 2010

Mengelola Keuangan Keluarga

Dalam postingan ini saya akan menguraikan permasalahan lain sebuah keluarga yang sangat vital tentunya yaitu seputar Keuangan. Checkt this out..!!!
Masalah seputar berbelanja, sepertinya tidak bisa terlepas dari dunia wanita. Bahkan ada beberapa pendapat yang terlanjur melekat pada diri wanita; suka berbelanja, menghabiskan uang, terus menerus mengikuti mode, dan lain sebagainya. Namun, jika kita berniat mengelola kebiasaan Anda yang suka berbelanja, niscaya nilai guna uang yang kita miliki akan lebih efektif.
Ada baiknya untuk terlebih dahulu mengenali asal muasal perilaku berbelanja Anda sebagai wanita. Hal itu juga bisa meminimalisir kemungkinan konflik dengan pasangan pria Anda yang disebabkan oleh perbedaan perilaku pria/wanita dalam berbelanja.
Pandangan wanita terhadap uang adalah alat untuk menciptakan gaya hidup, sedangkan bagi pria uang adalah alat untuk mengumpulkan nilai. Perilaku yang muncul dalam berbelanja pun akhirnya menjadi berbeda. Karena bagi wanita uang adalah alat untuk menciptakan gaya hidup, maka mereka membelanjakan uang untuk hal-hal yang dapat meningkatkan gaya hidup mereka. Pada umumnya wanita merasa memerlukan lebih banyak hal untuk menaikkan penerimaan orang lain terhadap dirinya. Orientasi wanita dalam membelanjakan uang adalah masa kini. Sedangkan bagi pria, mereka tidak menganggap berbelanja, melainkan berinvestasi.Orientasi mereka dalam berbelanja adalah masa datang.
Tidak heran jika perempuan membelanjakan lebih banyak uang untuk hal-hal yang membuat hari-harinya menjadi lebih baik. Kebanyakan, ia membeli barang-barang yang tidak mempunyai nilai aset(nilai tukar), tetapi nilai nyata.
Namun, perbedaan pandangan terhadap uang tersebut bukan berarti me-legal-kan para perempuan untuk merasa sah-sah saja mempunyai kebiasaan belanja. Terlepas dari hal itu, tampaknya memang lebih bijaksana kalau kita belajar mengelola uang dengan baik. Kesadaran-kesadaran mengenai pengelolaan uang yang baik diharapkan menjadi pengendali atau semacam rem sewaktu kita akan mengambil keputusan “Akan diapakan uang yang ada di tangan ini?” Seperti kata Richard J. Foster, “Kita memang seringkali terdorong membeli sesuatu yang tidak terlalu kita butuhkan, hanya untuk membuat saingan kita atau orang-orang yang tidak kita sukai iri, atau terkagum-kagum dengan apa yang kita punyai”. Jadi mari kita pastikan motivasi yang sesungguhnya ketika kita menggunakan uang.
Yang harus diperhatikan yaitu :
1. Perencanaan
2. Pengelolaan Gaji
3. Menabung
4. Belanja
5. Hutang
6. Tagihan Kartu Kredit (Bagi yang punya)
7. Listrik & Air
8. Telepon
9. Mudik
10. Dana Cadangan
11. Asuransi
12. Pendapatan Tambahan
13. Dana Lain-lain
Untuk ke 13 point di atas nanti akan saya lanjutkan ulasannya di postingan berikutnya…. semoga bermanfaat…

Sumber : berbagai sumber
Read More......

Tuesday, July 27, 2010

Anak Cerdas dengan Alunan Musik

Ada sebuah fakta pada sebuah keluarga, dibandingkan dengan kemampuan rata-rata anak seusianya, anak dari Ny. Ir. Catharina (30) jauh lebih baik. Ketika berusia dua bulan, anaknya sudah bisa tertawa terbahak-bahak. Di usia 3,5 bulan, sudah bisa melepas kacamata kakeknya. Bahkan, ketika umurnya menginjak empat bulan, sudah bisa bersalaman.

Semua itu bukan tanpa sebab. Ketika hamil, Ny. Catharina ingat cerita orang tuanya bahwa musik klasik karya Wolfgang Amadeus Mozart bisa membuat perkembangan otak belahan kanan janin dalam kandungan menjadi lebih baik sehingga meningkatkan kemampuan afektif si anak.

Dari situlah ia lalu berusaha untuk selalu mendengarkan musik klasik. Dalam perjalanan ke kantornya, musik yang buat banyak orang terasa berat itu terus mengalun dari kaset di dalam mobilnya. Baginya mendengarkan musik klasik bukanlah kegiatan aneh apalagi membosankan karena kebetulan ia pencinta musik klasik. Ia justru terhibur di tengah-tengah kemacetan lalu lintas ibukota.

Kedua belahan otak harus imbang
Mendengarkan musik klasik sebenarnya merupakan bagian dari beberapa stimulasi yang biasanya diberikan oleh ibu hamil kepada janin di dalam kandungannya. Demikian kata Prof. Dr. Utami Munandar dalam seminar "Pengaruh Mendengarkan Musik Klasik terhadap Janin dan Kehamilan“, di Jakarta, November 1998 silam.

Menurut guru besar Fakultas Psikologi Universitas Indonesia itu, stimulasi tersebut meliputi stimulasi fisik-motorik dengan “mengelus-elus” jabang bayi melalui kulit perut sang ibu, stimulasi kognitif dengan berbicara dan bercerita kepada janin, dan stimulasi afektif dengan menyentuh perasaan bayi. Makin sering dan teratur perangsangan diberikan, makin efektif pengaruhnya.

Pada janin, musik akan merangsang perkembangan sel-sel otak. Perangsangan ini sangat penting karena masa tumbuh kembang otak yang paling pesat terjadi sejak awal kehamilan hingga bayi berusia tiga tahun. Namun, menurut dr. Jimmy Passat, ahli saraf dari FKUI-RSCM, dan Isye Widodo, S.Psi, koordinator Parent Education Program RSAB Harapan Kita, Jakarta, intervensi ini haruslah seimbang. Orang tua sebaiknya tidak hanya menstimulasi kemampuan otak kiri, tetapi juga otak kanannya.

Oleh para pakar, organ pengontrol pikiran, ucapan, dan emosi ini memang dibedakan atas dua belahan, kiri dan kanan, dengan fungsi berbeda. Otak kanan berkaitan dengan perkembangan artistik dan kreatif, perasaan, gaya bahasa, irama musik, imajinasi, lamunan, warna, pengenalan diri dan orang lain, sosialisasi, serta pengembangan kepribadian. Sementara otak kiri merupakan tempat untuk melakukan fungsi akademik seperti baca-tulis-hitung, daya ingat (nama, waktu, dan peristiwa), logika, dan analisis.

Oleh karena itu, bila stimulasi dilakukan secara seimbang, diharapkan anak yang dilahirkan kelak tidak cuma memiliki kemampuan akademik yang baik tetapi juga kreatif. Kalau dia pintar matematika, dia juga mampu berbahasa, menulis, dan mengarang dengan baik.

Sementara itu bagi ibu hamil, musik – terutama yang klasik – bisa membebaskannya dari stres akibat kehamilan. Ini sangat baik sebab, menurut dr. Suharwan Hadisudarmo Sp.OG. MMR, stres yang tidak dikelola dengan baik, akan berdampak buruk bagi ibu yang bersangkutan dan perkembangan janin di rahimnya. Stres pada wanita hamil akan meningkatkan kadar renin angiotensin, yang memang sudah meningkat pada wanita hamil sehingga akan mengurangi sirkulasi rahim-plasenta-janin. Penurunan sirkulasi ini menyebabkan pasokan nutrisi dan oksigen kepada janin berkurang. Perkembangan janin pun terhambat. Hambatan macam ini bisa dihilangkan atau dikurangi bila si ibu mendengarkan musik klasik, terutama karya Mozart.

Memang, tidak setiap ibu hamil menyukai musik klasik. Namun, kalau didengarkan secara berulang-ulang hingga hafal, akan terasa letak indahnya musik klasik ini. Keindahan dan ketenangan inilah yang membuat musik klasik itu istimewa.

Cukup 30 menit sehari

Mungkin semua jenis musik, dari yang tradisional hingga modern, bisa pula dimanfaatkan untuk hal yang sama. Namun, hingga saat ini yang sudah diteliti dan menunjukkan hasil positif baru musik klasik, terutama karya Mozart. Jenis musik ini terbukti efektif dalam menstimulasi perkembangan otak belahan kanan dari janin. Menurut Suzuki (1987), seperti dikutip Utami, bila anak dibesarkan dalam suasana musik Mozart sejak dini, jiwa Mozart yang penuh kasih sayang akan tumbuh juga dalam dirinya.

Mendengar alunan musik yang tenang, jantung si janin berdenyut dengan tenang pula. Bahkan, setelah dilahirkan mendengarkan musik klasik juga memberi pengaruh baik bagi si bayi. Sekadar contoh, seperti diberikan Utami, seorang bayi berusia tiga bulan, yang sejak lahir sering diputarkan musik klasik, mampu menggerakkan badannya sesuai dengan iramanya. Jika irama makin cepat menuju klimaks, gerakan bayi lebih cepat dan aktif, dan ketika musik berhenti dia menunjukkan ketidaksenangan.

Sementara untuk merangsang belahan otak kiri yang bertanggung jawab terhadap kemampuan akademik, tambah Isye, musik dengan syair yang mendidik terbukti memberi pengaruh baik. “Saya menggunakan lagu-lagu anak-anak Indonesia. Itu merupakan eksperimen saya sendiri. Nah, intervensi yang saya gunakan selama ini ternyata ada gunanya. Bayi yang dilahirkan, ketika berusia dua tahun ternyata memiliki kemampuan komunikasi pasif dan aktif seperti anak usia empat tahun. Contoh lainnya, bayi berusia tiga bulan umumnya belum ada tanda-tanda mengeluarkan kata-kata ‘a-e-o’. Tapi bayi yang, ketika masih dalam kandungan, mendapat terapi musik sudah bisa mengeluarkan kata-kata itu, kemampuan berbahasanya lebih cepat,” ungkapnya.

Isye juga menyatakan, lagu anak-anak yang dipilih untuk terapi cukup dua tiga lagu. Musik bersyair itu misalnya lagu anak-anak ciptaan Ibu Sud atau Ibu Kasur. Menurut dia, Pelangi-Pelangi merupakan lagu paling disukai. “Pada akhir lagu itu ‘kan ada syair ‘… ciptaan Tuhan’. Jadi sejak janin, calon anak ini sudah mengenal kata Tuhan,” jelasnya.

Stimulasi perkembangan otak janin ini bisa dilakukan sejak usia kehamilan 18 – 20 minggu. Menurut Harold I. Kaplan, Benjamin J. Sadock, dan Jack A. Grebb, pada usia itu janin sudah dapat mendengar. Dia juga sudah bisa bereaksi terhadap suara dengan memberi respons berupa kontraksi otot, pergerakan, dan perubahan denyut jantung. Bahkan, pada usia itu perkembangan mental emosional janin sudah dapat dipengaruhi musik.

Mendengarkannya bisa dilakukan di mana saja. Namun, untuk tujuan terapi sebaiknya dilakukan di tempat khusus untuk terapi dan dipandu oleh pakarnya. “Di tempat terapi ini akan tercipta suasana kebersamaan. Dengan kebersamaan itu, mereka bisa bertukar pengalaman dan sebagainya, sehingga saat menghadapi persalinan persiapan mental mereka sudah bagus dan rasa percaya dirinya juga bagus,” jelas Isye. Di samping itu ibu hamil dianjurkan pula mendengarkan musik di rumah secara teratur.

Dalam melakukan terapi musik, ibu hamil mesti melalui tahapan relaksasi fisik dan mental sebelum memasuki tahapan stimulasi terhadap janin. “Untuk mencapai rileks fisik saya memberikan relaksasi progresif di mana ibu-ibu mengendurkan dan mengencangkan otot-ototnya, mengatur pernapasan dan sebagainya. Setelah secara fisik rileks, baru memasuki relaksasi mental. Dalam relaksasi mental, saya mengucapkan kata-kata yang bersifat sugesti dan menguatkan. Jadi secara fisik mereka rileks, dan saya membawa mereka ke dalam suasana di mana mereka bisa melupakan semua konflik yang mereka rasakan sebelumnya. Mereka hanya berkonsentrasi untuk terapi. Pada saat diberi instruksi-instruksi untuk relaksasi, diperdengarkan alunan musik yang bisa membangkitkan perasaan rileks. Setelah itu, baru memasuki stimulasi untuk janin,” jelas psikolog yang memperdalam terapi musik di Jerman ini.

Waktu yang diperlukan untuk terapi sekitar 30 menit, untuk relaksasi (10 – 15 menit), dan stimulasi (15 – 20 menit). Di rumah, lamanya mendengarkan musik yang dianjurkan untuk ibu hamil sekitar 30 menit setiap hari. Sebaiknya, saat mendengarkan jarak loudspeaker sekitar 50 cm dari perut. Si ibu bisa melakukannya dalam keadaan istirahat atau aktif seperti membaca atau melakukan senam hamil.

Untuk memperoleh manfaat dari mendengarkan musik, ibu hamil dianjurkan mendengarkan dengan penuh perhatian dan kesadaran. Musik mesti mendapat kesempatan untuk merasuk ke dalam pikiran. Dengan demikian, suara, harmoni, dan irama musik dapat mendorong seseorang untuk bergairah, kreatif, dan menyenangkan.

Bagi yang belum terbiasa mendengarkan musik klasik, sebaiknya dimulai dengan belajar menikmati musik klasik ringan macam gubahan Johann Strauss. Setelah terbiasa bisa dicoba dengan yang lebih berat dan sudah terkenal seperti gubahan W.A. Mozart, Fredric Chopin, dan Ludwig van Beethoven. Berikutnya dicoba musik dengan komposisi lengkap, seperti konser atau simfoni.

Memutar janin sungsang
Uniknya, stimulasi musik klasik juga bisa digunakan untuk memutar posisi janin sungsang menjadi normal. Menurut dr. Ronald David, SpOG, ahli kebidanan dan penyakit kandungan Fakultas Kedokteran Unika Atmajaya, Jakarta, beberapa jenis musik baroque ciptaan Antonio Vivaldi dan Johann Sebastian Bach, kini digunakan di Kanada dalam upaya memutar letak janin yang sungsang sejak usia 32 – 35 minggu.

Semula upaya memutar letak janin ini dilakukan cuma melalui senam (postural exercise) dengan posisi the breech tilt (berbaring dengan pantat disokong tiga bantal hingga tingginya sekitar 30 cm dari lantai dan lutut ditekuk) yang diperkenalkan pertama kali oleh Marianne B.W. pada 1983. Atau, dengan cara visualisasi (mengubah posisi janin dengan kemampuan mental). Pada tahun 1987 Penny Simkin P.T. menyempurnakan cara senam dengan memadukan senam dan musik.

Dalam memadukan senam dan musik klasik, posisi senam the breech tilt atau knee chest (menungging dengan dada menempel pada lantai) sebenarnya sama saja. “Namun, posisi the breech tilt menimbulkan lebih banyak keluhan pada ibu hamil. Karena itu, kami menganjurkan untuk memilih posisi knee chest,” jelas dr. Ronald.

Dengan posisi itu ditambah dengan gaya gravitasi, kepala janin akan jatuh ke arah fundus uteri. Gaya gravitasi yang terus-menerus menyebabkan kepala janin lebih fleksibel sehingga dagu janin menyentuh dadanya. Berat badan serta penekanan oleh usaha janin sendiri untuk mencari suara musik klasik agar lebih jelas menyebabkan terjadinya perputaran letak lintang dan kemudian menjadi letak kepala.

Untuk tujuan ini, ibu hamil perlu pemeriksaan medis dan pemeriksaan USG terlebih dahulu guna mengetahui letak plasenta. Dari hasilnya bisa diketahui bisa-tidaknya si ibu melakukan senam yang dikombinasi dengan terapi musik untuk mengubah posisi janin. Kalau OK, latihan bisa dimulai. Latihan ini dimulai pada usia kehamilan 32 – 36 minggu. Tempat sebaiknya dipilih yang tenang dan bebas bising. Frekuensinya tiga kali sehari, masing-masing 10 – 15 menit. Latihan sebaiknya dilakukan saat janin aktif dan perut ibu dalam keadaan kosong.

Saat latihan sepasang earphone ditempelkan di bagian perut bawah, tempat kepala janin diharapkan akan berada, dengan bantuan plester atau perekat lainnya. Beberapa penelitian menunjukkan, musik klasik baroque (Vivaldi, Bach, Mozart) lebih baik ketimbang jenis romantic (Chopin, Debussy, Beethoven). Musik rock malah mengganggu putaran janin. Pikiran hendaknya membayangkan janin berputar ke arah yang diharapkan. Bila kepala terasa panas, pusing, mual, latihan dihentikan dan diulang keesokan harinya. Setelah dua minggu latihan, perlu pemeriksaan dokter untuk mengetahui keberhasilannya. Bila belum berhasil, perlu dilanjutkan lagi selama dua minggu dengan lama latihan sekitar 30 menit.

“Kunci keberhasilan senam yang dikombinasikan musik klasik untuk memutar letak bayi ini tergantung motivasi ibu melakukannya,” jelas dr. David. Sedangkan faktor-faktor yang menyebabkan kegagalan perputaran di antaranya letak sungsang Frank Breech, lilitan tali pusat, plasenta inersi di comu uteri yang berhadapan dengan muka janin, dan kelainan bentuk uteris (bicomis, subseptus).di Indonesia baru dicoba sejak beberapa tahun terakhir. Pada tahun 1994 RSAB Harapan Kita, Jakarta, merintis penerapan cara-cara stimulasi atau terapi ini. Setelah itu, beberapa rumah sakit ikut mempraktikkan. Di antaranya RS Atmajaya, RS Pantai Indah Kapuk, dan RS Pluit. Bahkan, terapi musik sudah masuk ke Puskesmas meski baru Puskesmas Tambora, Jakarta Barat yang mempraktikkannya.

Namun, jauh dari pusat-pusat pelayanan kesehatan juga bukan berarti ibu-ibu hamil tidak bisa melakukannya. Mereka bisa mencobanya di rumah sendiri, syukur-syukur bila sempat berkonsultasi denga terapis musik terlebih dahulu.
Sumber :Keluargacemara
Read More......